Bank Sampah Sukabumi melalui BSU Mandiri terus memperkuat perannya dalam membangun budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satu fokus utama yang saat ini dikembangkan adalah edukasi sampah di sekolah sebagai langkah strategis untuk membentuk kebiasaan peduli lingkungan sejak usia dini.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara BSU Mandiri dengan Wakil Wali Kota Sukabumi serta Lurah Subangjaya. Pertemuan ini menghasilkan gagasan kolaborasi untuk menghadirkan program pengelolaan sampah di sekolah-sekolah secara lebih terstruktur, edukatif, dan aplikatif.
Mengapa Edukasi Sampah Harus Dimulai dari Sekolah?
Permasalahan sampah tidak cukup diselesaikan hanya melalui pengangkutan dan pembuangan akhir. Solusi jangka panjang harus dimulai dari hulu, yaitu perubahan perilaku masyarakat.
Sekolah menjadi tempat paling efektif untuk membangun kebiasaan tersebut karena siswa dapat belajar langsung melalui praktik nyata, bukan hanya teori.
Melalui program edukasi sampah sekolah, siswa dapat:
- belajar memilah sampah organik dan anorganik
- memahami konsep daur ulang
- mengenal ekonomi sirkular
- menabung sampah melalui sistem bank sampah
- membangun tanggung jawab terhadap lingkungan
- mengelola sampah organik komunal dengan sumur kompos berbasis buis beton
Dengan pendekatan ini, anak-anak tidak hanya menjadi pelajar, tetapi juga agen perubahan di keluarga dan lingkungannya.
Peran BSU Mandiri sebagai Bank Sampah di Sukabumi
Sebagai bank sampah di Sukabumi, BSU Mandiri siap menjadi mitra teknis bagi sekolah dan pemerintah dalam pelaksanaan program ini.
Dukungan yang disiapkan meliputi:
- sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah
- pendampingan pemilahan sampah di sekolah
- integrasi sistem tabungan sampah
- pencatatan digital melalui aplikasi Tradisi
- penguatan budaya lingkungan berbasis praktik langsung
Model ini memungkinkan siswa merasakan manfaat nyata bahwa sampah memiliki nilai ekonomi, bukan sekadar limbah.
Dampak Nyata Bank Sampah Sukabumi
Saat ini, BSU Mandiri telah melayani lebih dari 100 nasabah aktif dan berhasil mengumpulkan lebih dari 11 ton sampah terpilah. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan bank sampah berbasis komunitas mampu memberikan dampak lingkungan sekaligus ekonomi bagi warga.
Dengan memperluas program ke sekolah-sekolah, dampak tersebut diharapkan meningkat secara signifikan, menjangkau ratusan bahkan ribuan keluarga di Sukabumi.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan bank sampah menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan dari Wakil Wali Kota dan Lurah Subangjaya menjadi langkah awal yang penting untuk menghadirkan ekosistem pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat kota.
BSU Mandiri meyakini bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Dan pendidikan di sekolah hari ini adalah fondasi bagi Sukabumi yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di masa depan.
Tentang BSU Mandiri – Bank Sampah Sukabumi
BSU Mandiri adalah bank sampah unit berbasis masyarakat yang berfokus pada edukasi, pemilahan, dan pengelolaan sampah melalui sistem tabungan. Program ini mendukung ekonomi sirkular serta pemberdayaan warga di Kota Sukabumi.
📱 0821-1234-8757
📱 Instagram | TikTok : @banksampahunitmandiri
