{"id":684,"date":"2025-11-13T04:21:57","date_gmt":"2025-11-13T04:21:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/?p=684"},"modified":"2026-07-01T03:18:03","modified_gmt":"2026-07-01T03:18:03","slug":"solusi-pengelolaan-minyak-jelantah-untuk-program-csr-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/2025\/11\/13\/solusi-pengelolaan-minyak-jelantah-untuk-program-csr-lingkungan\/","title":{"rendered":"Solusi Pengelolaan Minyak Jelantah untuk Program CSR Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><a href=\"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/\">BSU Mandiri<\/a><\/strong> kembali menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan sampah rumah tangga, kali ini melalui program <strong>tabungan minyak jelantah<\/strong>. Program ini bukan sekadar ajakan memilah limbah dapur, tetapi juga upaya membangun <strong>ekonomi sirkular<\/strong> dan membuka peluang <strong>kolaborasi CSR<\/strong> bagi perusahaan yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Minyak Jelantah Jadi Masalah Serius<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian besar masyarakat masih membuang minyak goreng bekas ke selokan atau tanah, padahal <strong>satu liter minyak jelantah bisa mencemari hingga 1.000 liter air<\/strong>. Kandungan lemak dan senyawa kimianya dapat menyumbat saluran air, merusak tanah, dan membunuh ekosistem sungai. Di sisi lain, jika dikelola dengan benar, <strong>minyak jelantah dapat diolah menjadi biodiesel<\/strong> atau bahan baku industri ramah lingkungan yang bernilai ekonomi tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>BSU Mandiri: Mitra Strategis CSR untuk Lingkungan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai lembaga berbasis masyarakat di Kota Sukabumi, <strong>BSU Mandiri (Bank Sampah Unit Mandiri)<\/strong> telah membangun sistem tabungan sampah digital, yang kini berkembang menjadi <strong>program tabungan jelantah<\/strong>. Program ini memudahkan warga untuk menabung minyak goreng bekas layaknya menabung uang, aman, terukur, dan transparan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-medium is-style-default\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"200\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Edukasi-minyak-goreng-bekas-jangan-dibuang-sembarangan-200x300.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-686\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui inisiatif ini, BSU Mandiri membuka peluang kerja sama bagi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perusahaan swasta<\/strong> yang memiliki program <em>CSR lingkungan<\/em> atau <em>net-zero emission<\/em>;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>BUMN dan BUMD<\/strong> yang ingin mendukung pemberdayaan masyarakat;<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pemerintah daerah<\/strong> yang tengah mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah berkelanjutan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan kolaborasi CSR, perusahaan tidak hanya membantu menciptakan <strong>lingkungan bersih dan sehat<\/strong>, tetapi juga berkontribusi pada <strong>pemberdayaan ekonomi masyarakat<\/strong> di tingkat RW dan desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap liter minyak jelantah yang berhasil ditabung akan:<br>&#x2705; Mencegah pencemaran air dan tanah,<br>&#x2705; Mengurangi emisi karbon,<br>&#x2705; Meningkatkan pendapatan warga, dan<br>&#x2705; Mendukung target <strong>Sustainable Development Goals (SDGs)<\/strong> poin 6, 11, 12, dan 13.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BSU Mandiri kembali menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan sampah rumah tangga, kali ini melalui program tabungan minyak jelantah. Program ini bukan sekadar ajakan memilah limbah dapur, tetapi juga upaya membangun ekonomi sirkular dan membuka peluang kolaborasi CSR bagi perusahaan yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Mengapa Minyak Jelantah Jadi Masalah Serius Sebagian besar masyarakat masih membuang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":685,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[161,159],"tags":[163,199,183,185,265],"class_list":["post-684","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-csr-id","category-program-edukasi-id","tag-bank-sampah-id","tag-csr-id","tag-edukasi-lingkungan-id","tag-ekonomi-sirkular-id","tag-minyak-jelantah-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/684","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=684"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1612,"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/684\/revisions\/1612"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bsumandiri.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}